Strategi Pemasaran dalam Pengembangan Desa Wisata di Lantan Kabupaten Lombok Tengah

  • Nur Inzana Universitas Muhammadiyah Buton
  • Sry Mayunita Universitas Muhammadiyah Buton
  • Siti Hidayatul Jumaah Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Mataram
Keywords: Pemasaran, Promosi, Pariwisata, Desa Wisata

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pemasaran dalam pengembangan desa wisata di Desa Lantan Kabupaten Lombok Tengah. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif, dengan menggunakan teknik pengumpulan data, yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa strategi pemasaran yang dilakukan dibagi menjadi beberapa tahapan, yaitu pertama, tahapan analisis situasi melalui analisa SWOT dan analisa usaha pemasaran sebelumnya. Kedua, tahap penetapan tujuan, dimana tujuan pemasaran yang ada di Desa Lantan sudah tepat, spesifik, dan terukur. Ketiga, tahap perencanaan strategi, melalui identifkasi nilai-nilai budaya yang ada dan potensial, pemberdayaan potensi untuk dikembangkan, dan peningkatan koordinasi, infromasi, serta promosi. Keempat, tahap penentuan taktik dengan melobi kebijakan strategis yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kecamatan. Kelima, tahap implementasi, yakni aksi dengan promosi melalui berbagai macam media.

References

Dharmawan, I. M. A., Sarjana, I. M., & Yudhari, I. D. A. S. (2014). Strategi Pengembangan Desa Wisata Di Desa Belimbing Kecamatan Pupuan Kabupaten Tabanan. E-Jurnal Agribisnis dan Agrowisata, 3(1).

Juju, D. & Sulianta,F. (2009), Branding Promotion, Kuningan dan Bandung.

Suwantoro, Gamal. (2004). Dasar-Dasar Pariwisata. Yogyakarta: Andi Offset.

Harianto, Oda IB. (2017). Membangun Karakter Sadar Wisata di Destinasi Melalui Kearifan Lokal Sunda. Jurnal Pariwisata. Volume 4. No.1 p.31-38.

Kanom, Kanom. (2015). Strategi Pengembangan Kuta Lombok Sebagai Destinasi Wisata Berkelanjutan. Jurnal JUMPA. Volume 2. Hal 25-42.

Kompas.com. 21 Oktober 2015. Indonesia Sabet Tiga Penghargaan Wisata Halal Tingkat Dunia. Diakses melalui https://travel.kompas.com/read/2015/10/21/210218927/indonesia.sabet.tiga.penghargaan.wisata.halal.tingkat.dunia, tanggal 05 Juni 2021.

Kotler, Philip & Armstrong, Gary. (2008). PrinsipPrinsip Pemasaran. Terjemahan Bob Sabran dari Principles of Marketing. Jakarta: Erlangga.

Manteiro, Maria, CB. (2016). Model Pengembangan Desa Wisata Berbasis Kearifan Lokal Sebagai Strategi Pengentasan Kemiskinan di Kabupaten Rote Ndao Nusa Tenggara Timur. Jurnal Bisman. Volume 2. Hal 92-101.

Mulhern, Frank. (2009). Integrated Marketing Communications: from Media Channels to Digital Connectivity. Journal of Marketing Communications, 15(2-3).

Murianto. (2014). Pontesi dan Persepsi Masyarakat serta Wisatawan Terhadap Pengembangan Ekowisata di Desa Aik Berik Lombok Tengah. Jurnal JUMPA. Volume 1 No 1, p.43-64.

Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Tengah. (2017). Masterplan Pembangunan Ekowisata Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2017. Diakses melalui https://ppid.lomboktengahkab.go.id, tanggal 06 Juni 2021.

Putri, Tiara Nur Tsofyani; Purnaweni, Hartuti; Suryaningsih, Margaretha. (2014) Implementasi Program Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Di Kelurahan Kandri, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang. Journal Of Public Policy And Management Review, Vol.4 No.1,p. 42-51.

Suyanti, Dewi Winarni. (2013). Potensi Desa Melalui Pariwisata Pedesaan. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 12(1): 33-36.

Swastha DH Basu dan Irawan. (2008). Manajemen Pemasaran Modern. Yogyakarta:Liberty Yogyakarta.

Tubbs, Stewart L. & Moss, Sylvia. 2001. Human Communication : Prinsip-prinsip Dasar. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Yoeti, Oka A., MBA, (2002), Perencanaan Strategis Pemasaran Daerah Tujuan Wisata : Pradnya Paramita: Jakarta.

Published
2021-12-19
How to Cite
Inzana, N., Mayunita, S., & Jumaah, S. H. (2021). Strategi Pemasaran dalam Pengembangan Desa Wisata di Lantan Kabupaten Lombok Tengah. Jurnal Ranah Publik Indonesia Kontemporer (Rapik), 1(2), 110-120. https://doi.org/10.47134/rapik.v1i2.15
Section
Articles